MALANG  – Kehadiran All New Honda CR-V memang cukup mendapat perhatian semenjak pemunculan bulan April lalu. Pemintaannya sudah tembus dari 2.500 unit yang diungkapkan PT Honda Prospect Motor (HPM).

Honda memang mengemas serba baru untuk generasi kelima CR-V. Berbagai hal dilakukan demi meningkatkan pengalaman berkendara lebih berbeda dan juga impresi para penumpangnya. Meski pasar SUV tidak begitu tinggi angka penjualannya, namun sangat ramai pertarungannya. CR-V dihadapkan dengan CX-5, satu platform Renault Koles dan Nissan X-Trail.

Seberapa jauh kebaruan CR-V yang diproduksi di Indonesia ini mampu mencuri perhatian konsumen, apalagi kini menawarkan kapasitas 7 penumpang. Selain itu mesin 1.5L VTEC Turbo punya performa yang sigap melalui tenaga 187,4 hp pada 5.600 rpm dan torsi 240 Nm pada 2.000 – 5.000 rpm.

Performanya di atas kertas sangat unggul jauh berbading mesin 2.0L (non-turbo). Sebab untuk CR-V 2.0L hanya memiliki tenaga 152 hp pada 6.500 rpm dan torsi 189 Nm pada 4.300 rpm. Adapun harga CR-V 2.0L paling murah yakni Rp 432 juta.

Selama dua hari, Dapurpacu mendapat kesempatan menguji Honda CR-V di kawasan Malang-Bromo hingga Surabaya, (19-20/7). Hal ini kami manfaatkan untuk mengeksplorasi salah satu varian andalan yang paling banyak diminati yakni CR-V Prestige.

Adapun CR-V 1.5L Turbo Prestige punya setelan harga on the road Jakarta Rp 506 juta. Karena warnanya Crystal Black Pearl ada penambahan biaya Rp 2 juta, jadi konsumen yang menginginkan warna metallic dan pearl menjadi Rp 508 juta. Hanya Deep Ocean Blue dan Dark Olive Metallic tetap Rp 506 juta.

Bila melihat CR-V begitu laris sebagai SUV di Indonesia, memang tak perlu dipertanyakan lagi untuk merombak total CR-V dan menyajikan yang lebih berbeda dari generasi sebelumnya.

Honda saat melaunching CR-V mengklaim banyak yang dilakukan agar lebih nyaman dan menyenangkan untuk dikendarai sebagai sebuah SUV 7-seater.

Saat berada di balik kemudinya, sangat mudah untuk mendapatkan posisi duduk yang digerakkan melalui tombol elektrik di tepi kanan bawah jok. Selain itu sudut kemudi bisa disetel dan juga bisa telescopic yakni maju mundur. Akan cukup terimpresi dengan desain dashboard yang mewah dan aksen kayu pada panel pintu.

Semua tombol sangat ergonomis dan layar sentuh 9 inci di tengah dashboard bisa dikoneksikan dengan ponsel pintar berbasis android atau iOS. Sempat mencoba memutarkan lagu favorit melalui ponsel dan juga menerima sambungan telpon. Navigasi yag terdapat di All New CR-V cukup informatif perihal jarak dan waktu tiba.

Meski terdapat tuas transmisi, kami bisa mengeksporasi lebih sigapnya mesin 1.5L VTEC Turbo ini melalui paddle shift. Tapi posisikan lebih dahulu tuas transmisi di “S” agar pengoperasian bisa manual, pergerakan  akselerasi bisa lebih agresif. Tapi bila ingin santai menikmati lengangnya jalan raya, bisa memanfaatkan cruise control di lingkar kemudi, tak perlu repot menekan pedal gas. Electric Parking Brake dan Auto Brake Hold sangat memudahkan ketika start dari tanjakan.

Honda mampu meredam suara mesin 1.5L VTEC Turbo dengan baik di dalam kabin. Sebab saat menjelajah ke wisata Coban Rondo hingga Panajakan, Gunung Bromo banyak tanjakan dan perlu tendangan torsi secara konstan.

Tak ada getaran yang kami rasakan di kemudi ketika raungan mesin mencoba menghadapi tanjakan nyaris 450, putaran kemudi juga sangat ringan dan presisi ketika harus menikung patah. Saat kecepatan tinggi kemudi juga tetap mantap dikendalikan.

Velg 18 inci berbalut ban ukuran 235/60 R18 tak membuat bising ketika melaju. Bahkan tetap mantap membelah pasir di Gunung Bromo, bahkan bermanuver di tengah ‘pasir berbisik’ serta melewati bukit dan di tengah savana.

Meski jok terkesan besar dan lebar, mampu merangkul dengan baik saat All New CR-V yang kami kemudikan harus melaju lebih rapat bersama rombongan. Dimensinya sepanjang 4.584 mm dan lebar 1.855 mm tak membuatnya limbung. Suspensi cukup matap dengan MacPherson Strut di bagian depan dan Multi link untuk belakang.

Saat berada di jok baris kedua, sangat lapang di sana untuk menggerakkan kaki. Kami temui sandaran tangan di tengah jok. Sudut jok bisa di rebahkan agar bisa lebih santai menikmati perjalanan sambil menikmati pemandangan. Termasuk dari sunroof panoramic. Semburan angin terdapat di antara kursi depan dan juga dari plafon. Lampu individual memberikan sentuhan premium ketika sedang membaca buku atau mengetik di laptop.

Jok baris ketiga diyakini disiapkan untuk orang dewasa setinggi 170 cm. Di sana sudah tersedia kisi lubang penyejuk kabin di atas kepala untuk individu serta sabuk pengaman. Bila ingin membawa barang, jok bisa dilipat 50:50. Buka-tutup  pintu bagasi cukup dengan sentuhan jari di remote atau pintu bagasi.

CR-V 1.5L VTEC Prestige memang memberikan ekspektasi terbaik bagi penggemar SUV yang sudah menebusnya di angka setengah miliar rupiah lebih. Meski ada pula versi CR-V 1.5L Turbo dengan banderol di bawah setengah miliar rupiah alias Rp 466 juta.

Sepertinya All New CR-V akan tetap menjadi perhatian meski CX-5 siap menantang bulan Agustus mendatang

Source: link 

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com