NEW YORK – Beberapa hari lagi, Barack Obama sudah bukan Presiden AS. Ia sepertinya tak perlu khawatir bakal menganggur, sebab sudah ada tawaran pekerjaan.

Layanan streaming musik Spotify menawarkan sebuah posisi untuk Obama atau orang lain yang memiliki pengalaman sama, yakni memimpin sebuah negara yang amat dihormati selama delapan tahun.

Juga seseorang yang pernah mengundang rapper Kendrick Lamar untuk tampil pada hari ulang tahunnya. Posisi ini akan disebut President of Playlist dan Obama bakal cocok untuk jabatan baru tersebut.

Bahkan, tawaran itu langsung disampaikan oleh pendiri sekaligus CEO Spotify, Daniel Ek, via akun Twitter-nya.

Eits, jangan remehkan dulu soal playlist atau daftar lagu yang akan dimainkan. Ternyata, kurasi playlist adalah kekuatan penting di industri musik serta sebagai sebuah media bagi musisi baru agar musik mereka didengar.

Obama, dikenal sebagai pemimpin negara paling cool, pernah menjadi kurator playlist musim panas keren yang ia unggah lewat akun Twitter-nya, tahun lalu. Percayalah, isi Summer Playlist Obama yang ada dua versi, daytime dan nightime, cukup keren!

Di masa jabatannya, Gedung Putih juga beberapa kali menjadi tuan rumah konser keren. Selera musik Obama cukup bervariasi. Mulai Kendrick Lamar, Beyonce dan Solange Knowles, legenda jazz Nina Simone, hingga Rolling Stones dan penyanyi R&B Drake.

Menurut persyaratan lowongan yang ditawarkan Spotify itu, mereka membutuhkan seseorang yang bisa menciptakan sebuah playlist. Misal, mulai playlist untuk bermain bola basket bersama kawan, hingga playlist pemanasan sebelum pidato masalah kesehatan atas nama Anda.

Hal tersebut tentunya sentuhan Spotify untuk Obama yang amat menyukai bermain bola basket, serta sistem kesehatan Obamacare yang menolong banyak rakyat Amerika. Menurut persyaratan itu, juga amat membantu jika punya hadiah Nobel.

Tentunya, Obama pernah memenangkan Nobel Perdamaian tak lama setelah ia menjabat sebagai presiden. Suami Michelle ini terdengar amat cocok untuk posisi tersebut. Mungkin Spotify benar-benar bergurau, karena laman lowongan itu sudah dihapus.

Namun internet menyambutnya dengan gembira, karena belum ada presiden Amerika yang begitu dekat dengan rakyat hingga ada yang berani menawarkan hal semacam ini, sebuah gurauan yang tak diambil serius namun amat dihargai berbagai pihak.

Source: link