JAKARTA – Sepeda motor listrik bakal mengisi segmen baru pasar sepeda motor di Indonesia, saat ini sudah ada dua merek motor listrik di Indonesia yang sudah di jual yakni, Terra, Viar Q1. Sementara Gesits masih dalam pematangan produk.

Viar Q1 bersama Bosch resmi diluncurkan awal Juni dibanderol Rp 16,2 juta on the road, kehadiran Viar Q1 mendahului Gesits yang sejak 2015 sampai saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

Selain Viar Q1 dan Gesits, Honda juga tengah melakukan studi terhadap motor listriknya. Sebelumnya PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan uji coba motor listrik EV Neo bersama Kementerian Perhubungan yang sampai saat ini masih dalam proses uji coba.

Meski Viar Q1 hadir mendahului Honda, pihak Honda menyambut dengan baik, menurut Honda dengan adanya Viar yang sudah dulu hadir semakin baik.

“Tentunya dengan adanya banyak produk motor listrik di Indonesia tentunya itu semakin baik, dan kamipun masih dalam proses,” Thomas Wijaya, selaku Direktur Pemasaran AHM, Rabu (14/6) di Jakarta.

Thomas mengatakan, Honda tidak ingin terburu-buru dalam mengembangkan sepeda motor listrik, karena Honda ingin memastikan berbagai aspek penting seperti regulasi, keamanan, dan daur ulang baterai lithium-ion dari motor listrik.

“Kembali lagi saya katakan, kami menyambut baik dengan adanya beberapa merek motor listrik, dan kami masih perlu mempelajari dan mengembangkan teknologi kami sendiri,” jelas Thomas.

Beberapa hal yang masih dipelajari oleh Honda yakni tentang regulasi, proses penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Hal-hal seperti itu kami belum mempelajarinya, soal penerbitan STNK mungkin mereka sudah mempelajarinya. Kami belum pelajari mereka mendaftarkannya seperti apa,” tegas Thomas.

Source: link 

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com