JAKARTA – Ternyata adanya internet saat ini telah diprediksi seorang ilmuwan komunikasi sejak puluhan tahun silam.

Ilmuwan tersebut adalah Herbert Marshall McLuhan. Laki-laki kelahiran Edmonton, Kanada 21 Juli 1911 ini dikenal sebagai pakar komunikasi, filsuf sekaligus kritikus.

Ia telah meramalkan zaman internet ini melalui teorinya yang membagi sejarah manusia menjadi empat masa, yakni era akustik, era sastra, era cetak dan era elektronik. McLuhan menggariskan konsep tersebut dalam bukunya berjudul The Gutenberg Galaxy (1962) yang dirilis ketika televisi mulai populer.

McLuhan memprediksi dunia sedang memasuki era keempat, elektronik,  ditandai komunitas orang yang disatukan teknologi. Ia menyebutnya dengan istilah Global Village yang dipahami sebagai internet.

Dalam bukunya berjudul Understanding Media, ia memperluas teori metode komunikasinya ketimbang informasi itu sendiri. McLuhan pun sering menghiasi layar televisi dengan prediksi tersebut.

Ia menjadi guru bahasa Inggris paling terkenal abad 20, sebuah gengsi yang tumbuh dengan realisasi visi komputer sebagai alat riset dan komunikasi. Prediksi McLuhan memicu kehebohan di AS, media cetak dan para penulis terkenal mengelilinginya. Ia menjadi tokoh utama artikel Tom Wolfe berjudul “What if he is right?” terbitan new York Magazine.

Sementara internet ditemukan Leonard Kleinrock pada 29 Oktober 1969. Kleinrock menemukan internet secara tidak sengaja setelah berhasil memecahkan kode digital dan menjadikannya paket-paket terpisah.

Saat ini akses informasi begitu mudah diperoleh. Cukup menggunakan ujung jari pada smartphone, komputer tablet maupun laptop.

McLuhan meninggal di Toronto, 31 Desember 1980. Pada hari ini Google Doodle pun memperingati hari lahir Herbert Marshall McLuhan ke-106 dengan enam gambar yang menunjukkan era manusia menuju zaman internet.

Source: link