JAKARTA — Bila tidak sanggup membeli sepeda motor baru, maka pilihan motor seken sudah tepat. Namun, membeli motor bekas butuh ketelitian tinggi agar tidak malah buntung.

Saat ini, penjual sepeda motor bekas cukup banyak bahkan sangat dekat dengan kita. Dari sekian banyak penjual, ada saja yang menjalankan bisnisnya asal-asalan. Terutama soal kualitas motor yang sering ditutup-tutupi, demi mengejar keuntungan sesaat.

Oleh karenanya, Mujianto, staf pemasaran showroom Hengky Motor, berlokasi di Jl. Tubagus Angke, Jakarta Barat menyarankan, setelah memboyong sepeda motor seken dari showroom sebaiknya dicek ulang seluruh komponen penting motor. Jika perlu, langsung lakukan penggantian sebelum memakainya dalam waktu lama.

1. Oli
Menurut  Mujianto, pelumas mesin sebaiknya segera diganti, karena motor bekas yang ada di showroom biasanya lama tidak digunakan. Dikhawatirkan, pelumas yang ada sudah tidak baik lagi kualitasnya.

“Namanya motor di showroom kan tidak pernah digunakan, hanya dipanaskan setiap pagi, dicek kelistrikannya. Tapi kalau di Hengky Motor, jika ada penjual ke kami, kami langsung ganti pelumasnya,” ujar pria yang akrab disapa Muji itu.

2. Busi
Merupakan komponen krusial terutama dalam sistem pengapian, busi juga menjadi barang prioritas kedua yang harus cepat diganti. Kendati kondisi busi bisa diketahui, Muji tetap menyarankan agar juga segera diganti baru.

“Kita tidak tahu businya sudah berapa lama, jika lama tidak digunakan siapa tahu bagian busi sudah korosi atau bahkan karatan, sebaiknya busi juga harus diganti,” jelasnya.

3. Rem
Sebagai salah satu komponen penting dalam sisi keselamatan berkendara, jadi tambah Muji, sebaiknya juga segera diganti, baik rem roda depan maupun belakang.

“Pastikan rem depan dan belakang, cek ketebalannya, apakah masih layak atau tidak? Jika ragu, lebih baik ganti semua, karena rem sangat penting untuk keselamatan,” sarannya.

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com