JAKARTA – Samsung akhirnya siap mengungkapkan temuan perusahaan mengenai masalah Galaxy Note7 yang sering terbakar.

Samsung sudah berjanji pada publik akan mengumumkan hasil penyelidikan mereka terhadap lini terbaru itu. Raksasa elektronik Korea Selatan ini berjanji akan membagi hasilnya dalam sebuah konferensi pers yang dijadwalkan pada Minggu (22/1/2017) waktu setempat.

Konferensi pers yang akan berlangsung secara live streaming di situs berbahasa Inggris mereka itu akan dihadiri eksekutif perusahaan bersama penyelidik independen. Mereka hanya akan memaparkan hasilnya.

“Samsung akan mendiskusikan hasil penyelidikan dan membahas beberapa langkah yang diambil sebagai implementasi respon terhadap insiden tersebut,” demikian Samsung dalam pernyataan resminya.

Perusahaan ini dilaporkan telah selesai menyusun laporan itu pada Desember 2016. Saat konferensi pers di CES, COO Samsung Amerika Tim Baxter berkata, mereka belajar banyak dari penyelidikan itu dan akan terus mendedikasikan diri untuk pelanggan.

Konferensi pers ini amat dinantikan, agar bisa menjawab mengapa Note7 menjadi mimpi buruk Samsung. Padahal, unit tersebut awalnya menuai banyak pujian, karena disebut-sebut sebagai terbaik yang pernah mereka ciptakan.

Sayangnya, Samsung harus meminta (recall) semua Note7 setelah banyak laporan gadget tersebut terbakar. Banyak pakar meyakini, masalahnya adalah baterai. Samsung kini sedang fokus pada persiapan peluncuran lini terbaru mereka tahun ini, Galaxy S8.

Source: link