JAKARTA – Sampai dengan Oktober 2016 Toyota berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar dengan market share 36,1%. Penjualan selama 10 bulan pun meningkat 18,8% dari 264.847 unit pada tahun lalu menjadi 314.678 unit.

Secara keseluruhan pertumbuhan penjualan didominasi segmen MPV dan SUV yang didukung oleh line-up yang komplit di semua segmen. Mulai Calya, Avanza & Veloz, Sienta, Kijang Innova, NAV1, hingga Alphard.

Di segmen MPV, penjualan Toyota selama 10 bulan pertama mulai Januari—Oktober 2016 di pasar ritel mencapai 197.036 unit. Naik 34,9% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Di periode yang sama, segmen SUV Toyota juga tumbuh. Duet Rush dan Fortuner membukukan total penjualan ritel 42.265 unit, atau tumbuh 32,9% dibandingkan periode yang sama pada 2015 sebesar 31.806 unit.

Toyota Fortuner berhasil tampil sebagai motor penggerak di segmen high SUV dengan akumulasi penjualan ritel Januari—Oktober 2016 sebanyak 21.745 unit atau naik 112,8% dibandingkan Januari—Oktober 2015 sebesar 10.220 unit.

Menempatkan Fortuner sebagai market leader dengan pangsa pasar 44,9% dibanding pada 2015 sebesar 27,3%. Sementara untuk Rush angka penjualan relatif terbilang stabil yaitu 20.520 unit dibandingkan tahun lalu sebanyak 21.586 unit.

Sepanjang 10 bulan di tahun ini, segmen hatchback dan sedan secara nasional penjualannya mengalami kelesuan. Pada periode Januari—Oktober 2016, total penjualan ritel sedan secara nasional tercatat sebanyak 11.369 unit. Turun 20,3% dibandingkan tahun lalu sebanyak 14.266 unit.

Pada saat yang sama, penjualan ritel Toyota di segmen sedan masih tergolong memuaskan yaitu sebanyak 5.220 unit. Toyota mampu bertahan sebagai market leader di segmen sedan dengan pangsa pasar 45,9%.

Sementara itu, di segmen hatchback, Toyota berhasil mengakumulasi penjualan ritel Januari—Oktober 2016 sebanyak 58.246 unit, dan berhasil mencatatkan pangsa pasar dominan sebesar 34%.

Mau Kredit Mobil Toyota? Klik LINK

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com