KUALA LUMPUR  – Setelah menimbang sejak beberapa waktu, dari ketiga kandidat investor kuat antara lain Suzuki Motor Corp, PSA Group, dan Zhejiang Geely Automobile Holdings Ltd. Pabrikan mobil nasional Malaysia, Proton akhirnya memilih pabrikan asal China untuk berbagi kepemilikan sahamnya.

Sekitar 49,9% saham Proton kini telah diakuisisi Geely, dan dengan demikian pabrikan otomotif China yang juga membawahi merek mobil asal Swedia, Volvo, secara otomatis berhak atas berbagai fasilitas termasuk unit produksi Proton yang berdiri di Tanjung Malim, Malaysia, setelah relokasi yang dari Shah Alam.

Target Geely memperluas jangkauan pasarnya memang sudah tidak diragukan lagi, khususnya pasar Asia. Ketertarikan Geely ke Proton juga disinyalir karena adanya merek

Dalam pernyataan Geely setelah penandatangan, langkah selanjutnya adalah upaya mengambangkan pusat penelitian dan pengembangan Proton untuk menjadi salah satu pusat unggulan Geely di pasar global.

Dengan unit R&D Proton ini, maka saat ini Geely memiliki empat pusat R&D, yakni dua unit di Hongzhou (China), Conventry (Inggris), dan terakhir di Gothenburg (Swedia).

Total, Geely memiliki 7.000 orang karyawan khusus dalam fasilitas penelitian dan pengembangannya, dan 2.000 orang memfokuskan dalam hal pengembangan powertrain.

Source: link 

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com