JAKARTA – Saat ini teknologi ponsel semakin maju. Upaya pengembangan ponsel tanpa baterai telah dilakukan.

Anda tidak akan kerepotan membawa power bankcharger maupun khawatir low batt ketika ponsel sudah tidak ketergantungan energi baterai. Tampaknya hal ini bukan sesuatu yang mustahil.

Saat ini para peneliti di University of Washington telah mengembangkan ponsel pertama dengan daya beberapa mikrowatt untuk melakukan panggilan. Penemuan tersebut telah dipublikasikan secara onlinepada 30 Juni 2017 di jurnal Proceedings of the ACM on Interactive, Mobile, Wearable and Ubiquitous Technologies.

Ponsel ini dapat mengumpulkan energi dari lingkungan sekitar. Dioda mungil berfungsi mengumpulkan cahaya untuk diubah menjadi listrik. Sementara penangkap frekuensi radio memungkinkan mengirimkan energi keluar secara nirkabel dari menara selular buatan yang disebut base station.

Kendati ponsel ini memakan daya rendah tetapi masih menemukan hambatan besar. Cara kerja ponsel adalah dua arah, mengirim sinyal dari ponsel ke menara selular (uplink) dan sebaliknya (downlink). Daya ketika downlink ini ternyata sangat menguras energi ponsel.

Ke depannya diharapkan ada pengembangan teknologi pada menara selular untuk mengadopsi teknologi tersebut dan jaringan 5G dapat melancarkan pengembangan teknologi ponsel tanpa baterai untuk komersial.

Setidaknya ponsel berteknologi baru ini dapat digunakan untuk melakukan panggilan darurat 911 meskipun dalam kondisi daya rendah atau baterai telah habis.

Source: link