JAKARTA – Pelaku bisnis jual-beli motor bekas di Tanah Air ternyata masih pesimis menghadapi pertumbuhan pasar tahun ini. Mereka berpendapat bahwa pasar motor bekas masih sulit untuk merangkak, paling baik hanya bertahan.

Seperti dikeluhkan Iwan, salah satu pemilik showroom Bursa Motor Bekas, di bilangan Pamulang, Tangerang Selatan, hari ini, Kamis (5/2), kepada Dapurpacu.com.

“Sepertinya, untuk tahun 2017 penjualan motor bekas belum begitu baik, paling kalau ada peningkatan itupun tidak banyak,” katanya.

Pertumbuhan itu, lanjut Iwan, tergantung dari perkembangan ekonomi di Indonesia selanjutnya. Apakah akan mengalami peningkatan (membaik) atau tidak. Terutama pada daya beli masyarakat.

“Faktor pendukung menurunnya penjualan karena melemahnya daya beli masyarakat pada motor bekas,” tegasnya.

Tantangan pelemahan ekonomi domestik tahun ini, memang diakui masih berdampak pada turunnya daya beli masyarakat.

Hal ini, pernah disampaikan Direktur INDEF, Enny Sri Hartati, beberapa waktu lalu, bahwa salah satu pendorongnya adalah kebijakan pemerintah.

Kenaikan tarif listrik, pajak kendaraan, hingga kenaikan harga-harga tentu secara tidak langsung akan menekan pendapatan masyarakat itu sendiri.

Mau Kredit Motor Bekas Di Adira Finance? Klik LINK