BANDUNG – Salah satu fitur pintar dari Mercedes-Benz E-Class yang dirakit secara lokal atau berstatus CKD, adalah Parking Pilot atau kemampuan parkir otomatis. Hadirnya fitur ini memang terasa cukup spesial. Pasalnya, sebelumnya E-Class (CBU) hadir di Indonesia tanpa fitur canggih ini sementara di negara lain sudah lebih dulu.

Dalam kesempatan E-Class Intelligent Drive, Parking Pilot secara langsung mendemontrasikan kemampuannya mencari hingga memandu kami untuk memarkir secara tepat juga keluar dari parkiran, baik seri maupun paralel. Tentunya, semua dilakukan bak mobil otonom.

“Jadi kalau sudah dideteksi ada area parkir, maka komputer akan langsung mengambil kendali. Tangan dan kaki tinggal dilepas aja. Kita cukup menyaksikan kerjanya aja lewat layar LED,” jelas Richy, Product Expert Mercedes-Benz Indonesia, di Bandung, Senin (17/7).

Namun, beberapa hal perlu diperhatikan agar fitur Parking Pilot bisa bekerja secara maksimal. Dari percobaan kami di area parkir paralel Trans Luxury Hotel, Bandung, sering terjadi kegagalan pencarian atau sudah terdeteksi namun saat proses pengambilalihan kemudian gagal.

Pertama, menurut Richy, ruang parkir paralel haruslah steril. Jadi, jika ada benda besar, misal troli barang saat di mall atau ada orang di antara area kosong, maka sistem tidak akan membacanya.

Kedua, panjang area kosong untuk parkir paralel juga menentukan apakah sistem bisa membaca atau tidak. Jika E-Class memiliki panjang bodi 4.923 mm, maka area yang dibutuhkan kurang lebih 2 meter lebih panjang.

Ketiga, saat mengendarai untuk menyusuri pencarian area parkir kosong, maka pastikan jarak mobil dengan lahan kosong tidak lebih dari 1 meter.

Keempat, saat menyusuri area parkir kosong juga perhatikan kondisi mobil lurus tidak berbelok-belok. Termasuk kecepatan disarankan jangan melebihi 35 kpj.

Kelima, ketika sistem sudah mendeteksi area parkir kosong dan akan memulai kerja secara otonom. Secepatnya lepaskan kedua tangan dari setir atau kaki dari pedal, karena jika telat maka sistem akan membaca ada pengambil alihan kendali lagi dan sistem akan membatalkan.

Terakhir, setelah parkir dan sistem juga membantu saat keluar maka sebaiknya perhatikan kondisi area parkir. Karena, setelah sistem sukses membantu mengeluarkan mobil dari area parkir maka kendali komputer langsung dilepaskan dan kembali ke pengemudi.

Jika telat mengambil alih, dan kondisi area parkir tidak rata atau miring maka bisa saja E-Class meluncur mengikuti kondisi area.

Pengaktifan fitur Parking Pilot di E-Class sendiri sangat mudah, cukup menekan tombol sebelah kiri touchpad Command maka radar yang dibantu atas input 12 sensor parkir dan 4 kamera langsung bekerja. Panduannya pun tampil di layar full HD dengan pencitraan 360 derajat, dan asyiknya ada pilihan bahasa Indonesia.

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com