JAKARTA – Sebagian menganggap menyantap telur ayam mentah lebih bergizi dan meningkatkan stamina. Benarkah?

Menyantap telur ayam mentah biasanya mudah ditemui di warung jamu. Mengonsumsi telur tanpa dimasak dipercaya sebagian masyarakat dapat memberikan nutrisi lebih banyak untuk tubuh.

Telur memang dikenal sebagai bahan makanan penuh nutrisi. Satu butir telur (50 gram) mengandung tinggi protein, lemak, vitamin A, B2, B5, B12, selenium, fosfor, folat dan lainnya.

Namun, menyantap telur mentah justru menurunkan penyerapan protein dalam tubuh. Penyerapan protein dalam tubuh mencapai 90% bila telur dimasak dan hanya 50% jika telur disantap mentah.

Anda pun tidak mendapat asupan biotin optimal dari telur mentah. Pasalnya, jenis vitamin B yang larut dalam air ini (vitamin B7) tidak dapat diserap tubuh karena terhalang protein avidin dalam telur mentah. Padahal vitamin ini diperlukan untuk produksi glukosa dan asam lemak tubuh.

Bahkan mengonsumsi telur mentah membahayakan Anda. Telur mentah berisiko tinggi terkontaminasi bakteri salmonella yang terdapat pada kulit dan bagian dalam telur. Bakteri ini menyebabkan keracunan yang ditandai diare berdarah, kram perut dan demam.

Sebagian kasus salmonella menyebabkan kram pada rahuim dan menyebabkan kelahiran prematur. Lansia di atas umur 65 tahun berisiko tinggi mengalami keracunan makanan dan berakhir kematian.

Terlebih bagi orang dengan masalah infeksi kronik, diabetes, HIV dan tumor ganas harus menghindari konsumsi telur mentah.

Source: link