JAKARTA – Upah atau gaji merupakan apresiasi yang diberikan perusahaan atas kinerja para pegawai dalam kurun waktu tertentu. Meski begitu, negara-negara berikut ini memiliki nominal gaji yang relatif kecil ketimbang negara-negara lainnya.

Inilah daftar negara dengan upah minimum kerja terkecil di dunia, seperti dilansir The Richest, Kamis (26/01/2017).

Bangladesh
Seperti kebanyakan negara di Asia Selatan lainnya, mayoritas penduduk Bangladesh bekerja sebagai buruh tekstil. Pertahunnya, rata-rata penduduk di negara dengan ibukota Dhaka ini menerima upah senilai 228 USD atau sekitar Rp. 3,04 juta per tahun. Lebih spesifik lagi, mereka digaji 0,09 USD per jam atau setara Rp. 1.200.

Kirgizstan
Pasca Uni Soviet runtuh, banyak negara baru berdiri, termasuk Kirgistan. Sayang, letak geografis Kirgizstan yang terkurung diantara daratan dan pegunungan Asia Tengah membuat negara beribukota Bishkek ini sulit berkembang.

Akibatnya, upah minum kerja di Kirgizstan tergolong rendah karena hanya dibayar 181 USD atau Rp. 2,4 juta per tahun.

Kuba
Secara geografis, negara yang identik dengan tokoh revolusioner Fidel Castro ini potensial untuk mengembangkan sektor pariwisata. Sayang, efek embargo AS kepada negara kepulauan ini masih terasa hingga kini, sehingga turut mempengaruhi upah minimum para pekerja di Kuba.

Bahkan, para pekerja di negara yang melegalkan peredaran ganja ini hanya menerima bayaran sebesar 108 USD atau Rp. 1,4 juta tiap tahunnya.

Georgia
Sejak memerdekakan diri dari Uni Soviet pada 9 April 1991, Georgia terus membenahi diri dari berbagai sektor, termasuk ekonomi. Meski begitu, bukan perkara mudah bagi Georgia baru untuk membangun sebuah negara.

Buktinya, Georgia menjadi salah satu negara dengan upah minimum kerja terendah di dunia, yaitu sebesar 8 USD per bulannya sehingga dalam satu tahun, mereka hanya menerima gaji senilai 96 USD atau setara Rp. 1,279 juta per tahun.

Uganda
Uganda belum beranjak dari posisinya sebagai negara dengan upah minimum kerja terkecil di dunia, setelah dua tahun sebelumnya juga menempati posisi serupa. Tiap bulannya, negara di Afrika Timur ini digaji seharga 1,7 USD.

Jadi setiap tahunnya, tenaga kerja di Uganda mendapatkan bayaran sekitar 22 USD per tahun atau setara Rp. 293 ribu. Meski begitu, rendahnya penghasilan mereka ini diimbangi dengan murahnya biaya hidup di Uganda.

Source: link