JAKARTA – Selepas makan, biasanya setiap orang memiliki kebiasaan tersendiri. Hanya saja, jangan mengikuti kebiasaan buruk setelah makan berikut ini, karena berakibat tidak baik bagi kesehatan.

Mandi
Bagi Ganlobers yang mendambakan perut rata, jangan coba-coba untuk mandi setelah makan malam. Pasalnya, rutinitas tersebut bisa memperlambat proses pencernaan dan metabolisme. Rincinya, air yang mengguyur badan saat mandi memperlambat aliran darah ke arah perut dan menurunkan suhu tubuh. Keduanya bisa memperlambat proses pencernaan.

Makan Buah
Nah, inilah yang sering terjadi di kalangan masyarakat Indonesia. Istilah ‘pencuci mulut’ kerap disematkan pada buah-buahan yang dikonsumsi setelah makan. Padahal, kebiasaan tersebut justru menyebabkan perut kembung karena buah yang masuk ke dalam perut belum dicerna sepenuhnya.

Jika ingin menguruskan badan, tips terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengonsumsi buah sebelum makan.

Duduk Terlalu Lama
Entah karena kekenyangan atau alasan lainnya, orang menjadi malas gerak setelah makan. Akibatnya, duduk dengan waktu lama menjadi pilihan mereka. Tapi sekadar catatan, duduk setelah sangat berpotensi menaikkan berat badan.

Setelah makan, Trueweight justru menyarankan orang-orang untuk berjalan kaki selama 15 – 20 menit untuk meningkatkan metabolisme, sekaligus melancarkan pencernaan.

Tidur
Tidur memang obat mujarab untuk melepas lelah. Tapi, jangan Ganlobers lakukan setelah makan. Sama seperti kebiasaan setelah makan lainnya, tidur juga bisa menyebabkan obesitas. Ahli gizi menyarankan agar dua jam setelah makan, orang harus tetap terjaga.

Merokok
Sudah jelas bukan, kenapa rokok sangat dilarang keras dikonsumsi setelah makan. Merokok setelah makan dapat menyebabkan keasaman, mulas, bahkan penambahan berat badan. Sementara, sebuah studi yang dikutip dari Newhealthadvisor menyebutkan, merokok satu batang saja setelah makan sama seperti merokok 10 batang rokok. Artinya, risiko terkena kanker paru-paru pun menjadi lebih besar.

Source: link