JAKARTA – Garam kerap dituding sebagai sumber penyakit. Terutama bila dikonsumsi berlebih. Benarkah?

Asosiasi Jantung Amerika menyarankan garam yang dikonsumsi melalui makanan, camilan atau minuman, ideal adalah 1,5 gram per hari atau sekitar setengah sendok teh. Namun, kebanyakan orang mengkonsumsi setidaknya 3,4 gram.

Lalu, apakah jumlah tersebut membahayakan, mengingat banyak riset menyebutkan konsumsi garam atau sodium berpotensi memicu penyakit darah tinggi, yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Sebuah penelitian teranyar yang dilakukan Universitas McMaster, Kanada mengatakan, asumsi di atas tidak sepenuhnya benar. Disebutkan, mengonsumsi lebih banyak garam, tidak terlalu buruk bagi kesehatan. Asalkan tidak memiliki tekanan darah tinggi.

Survei dilakukan terhadap 100 ribu orang dewasa berusia 35 hingga 70 tahun di seluruh dunia.

Sebagian besar responden (90%) mengonsumsi garam dalam jumlah tinggi (lebih dari 6 gram/hari) atau sedang (3 – 6 gram). Hanya 10% responden yang mengonsumsi kurang dari 3 gram per hari, dan 4% yang patuh dengan anjuran 1,5 hingga 2,3 gram per hari.

Pada responden yang mengonsumsi garam dalam jumlah tinggi, terlihat peningkatan tekanan darah. Namun responden yang mengonsumsi garam dalam takaran sedang, asupan garam tidak berdampak pada kenaikan tekanan darah. Sementara pada kelompok yang mengonsumsi sedikit garam, asupan itu tidak menimbulkan efek.

Andrew Mente, profesor epidemiologi dari Universitas McMaster, Kanada menuturkan, hal ini berarti anjuran untuk mengurangi asupan garam hingga setengah sendok teh saja tidak sepenuhnya beralasan.

Bila Anda selama ini mengonsumsi garam dalam jumlah sedang, maka hal itu tidak masalah. Namun Anda yang mengonsumsi garam dalam jumlah tinggi, disarankan untuk menguranginya.

Riset ini bukan berarti Anda bisa seenaknya mengonsumsi garam. Terutama karena tingginya jumlah sodium dalam tubuh tetap menimbulkan masalah kesehatan.

“Anda harus tetap menghindari makanan yang mengandung garam tinggi, namun juga jangan terlalu takut dengan makanan asin. Selama Anda tidak memiliki masalah dengan tekanan darah, maka konsumsi garam dalam jumlah wajar hingga satu sendok teh masih diperbolehkan,” ujar Mente.

Source: link