JAKARTA – Lima hal sederhana ini dapat melindungi identitas Anda dari pencurian di jagad maya.

Tanpa disadari informasi pribadi seperti PIN kartu debit dan kredit, email dan media sosial berhasil dicuri atau diretas. Tidak hanya menyebabkan Anda stres tetapi juga kerugian materi.

Kekhawatiran ini dirasakan cukup tinggi di Asia Tenggara. Studi MasterCard Safety and Security Index menemukan, 53% responden khawatir menjadi korban  pencurian identitas. Kendati hanya 6% dari mereka yang benar-benar mengalaminya. Sebanyak 43% responden mengaku kekhawatiran muncul akibat berita-berita di media.

Anda tidak perlu khawatir pencurian identitas tetapi tetap waspada dengan memperhatikan lima hal berikut.

Perkuat kata sandi

Sebenarnya pencurian identitas dapat dicegah dengan mudah secara logika melalui pemahaman kebiasaan belanja yang aman. Buat kata sandi yang kuat dengan kombinasi angka, huruf maupun tanda baca secara acak. Ubah kata sandi secara berkala dan rahasiakan dari siapapun.

Segera laporkan kehilangan barang

Tanpa disadari pencurian identitas di jagad maya bermula dari kegiatan offline. Misalnya saja kehilangan dompet yang berisi identitas seperti KTP, kartu debit dan kredit, SIM dan lainnya. Begitu pula kehilangan gadget seperti smartphone maupun komputer tablet. Sebaiknya Anda segera laporkan kepada pihak berwajib ketika Anda kehilangan barang-barang tersebut. Laporan ini termasuk kepada pihak bank untuk segera blokir kartu ATM Anda.

Cek nomor telepon  

Pencurian identitas dapat terbuka ketika Anda menerima telepon dari bank dan meminta informasi pribadi dan rahasia. Pastikan bila penelepon tersebut benar-benar dari bank yang bersangkutan. Bila Anda curiga, segera tutup telepon dan hubungi kembali ke nomor bank Anda yang terdaftar.

Pertimbangkan memberi kontak pribadi

Semua informasi yang Anda masukkan secara online seperti alamat rumah, nomor telepon, alamat email, usia, foto dan lainnya dapat disalahgunakan. Data-data tersebut harus Anda lindungi dan pertimbangkan sebelum memberikannya. Perusahaan sering menanyakan informasi pribadi yang tidak mereka butuhkan.

Pilih kode gembok

Keamanan sebuah situs belanja maupun perbankan dapat diketahui dari sertifikasi Secure Sockets Layer (SSL). Sertifikasi keamanan ini dapat diketahui dari kode gambar gembok di samping kotak URL pada browser ketika loading di perangkat mobile Anda.

Source: link