Jakarta – Tidak dapat dipungkiri kebakaran bangunan banyak disebabkan arus pendek listrik atau korsleting. Anda perlu memerhatikan beberapa hal untuk menghindarinya.

Listrik tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Energi ini dapat menjadi sabahat untuk membantu kehidupan sehari-hari. Seketika listrik menjadi musuh Anda ketika tidak bijak memanfaatkan dan mengendalikannya. Tidak jarang menimbulkan bahaya tersetrum hingga kebakaran.

Padahal pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang wajib dipatuhi masyarakat melalui Peraturan Pemerintah Pasal 29 UU nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Peraturan ini menjelaskan penggunaan dan pengecekan kabel. Ukuran dan daya kabel yang dipasang harus sesuai dengan peruntukannya untuk mencegah risiko beban listrik berlebih. Anda perlu memeriksa instalasi kabel rumah maupun bangunan setiap 15 tahun sekali. Gunakan pula kabel dan perangkat listrik berlogo SNI.

Kemudian tidak menggunakan ekstensi stop kontak berlebihan. Sebaiknya satu stop kontak hanya digunakan untuk satu steker (colokan). Penggunaan stop kontak bercabang menumpuk arus listrik dan menimbulkan panas pada ekstensi stop kontak. Sehingga berisiko tinggi terjadi percikan api.

Product Marketing Partner Retail Business Schneider Electric Indonesia, Frankco Nasarino menjelaskan, Insiden yang timbul seperti kebakaran seringkali diawali dari buruknya instalasi listrik atau penggunaan peralatan listrik yang tidak memenuhi standar.

“Untuk melindungi bangunan dan rumah dari bahaya arus pendek diperlukan alat perlindungan listrik yang tepat,” katanya dalam keterangan pers di Jakarta beberapa waktu lalu.

Salah satu komponen instalasi listrik yakni mini circuit breaker (MCB) yang berguna melindungi instaalasi listrik bila terjadi pemakaian daya berlebih dan arus pendek.

Ada pula residual current circuit breaker with over current protection (RCBO). Alat ini merupakan produk Schneider Electric yang menggabungkan fungsi MCB dan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) yang dapat melindungi manusia dari bahaya sengatan listrik.

RCBO bekerja memutus arus listrik ketika pemakaian daya berlebih, adanya arus pendek dan arus bocor (tersetrum).

Source: link