JAKARTA  — Jika saat mengendarai sepeda motor, kemudian merasakan bagian roda bergoyang, terutama saat melakukan pengereman maka hal ini jangan dianggap remeh. Sebaiknya cepat melakukan pengecekan.

Bagian roda bergoyang saat dikendarai bukan saja karena tekanan angin di ban kurang (kempes), ini bisa jadi permasalahan pada bearing roda atau laher yang sudah rusak. Bearing sendiri merupakan komponen besi bulat kecil yang menjaga agar as roda tidak bergesekan dengan rumah roda.

Jadi, jika bearing yang performanya menurun dan dibiarkan saja, bisa membuat putaran roda tidak maksimal imbasnya pelek juga cepat rusak.

Berkurang lebih cepat performa bearing biasanya diakibatkan cara pemakaian motor itu sendiri, selain kualitas bearing. Misalnya, sering menghantam jalan berlubang dengan kecepatan tinggi, sehingga pelor yang ada di dalam bearing pecah bahkan rontok.

Menurut Budi, mekanik bengkel Bumen Jaya Motor, Daan Mogot, Jakarta Barat, jika pengendara sudah merasakan goyang apalagi sangat terasa saat melewati lubang, sebaiknya segera melakukan pengecekan dan perbaikan. Agar tidak merembet ke komponen lain, seperti pelek

“Kalau tidak segera diganti, risikonya akan merusak rumah bearing yang ada di bagian pelek. Karena, sering terkena goyangan maka rumah bearing akan cepat aus atau terkikis,” ujarnya kepada Dapurpacu.com, Rabu (05/4).

Lantas, jika saat pemeriksaan ternyata bearing yang rusak hanya sebelah, Budi menyarankan lebih baik melakukan penggantian satu set (sepasang), supaya kerja roda lebih sempurna dan awet.

“Kalau ganti bearing sebaiknya sepasang jangan hanya sebelah, supaya lebih awet, kalau hanya sebelah ditakutkan yang sebelahnya juga sudah mulai terkikis, jadi sebaiknya ganti dua-duanya.”

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com