JAKARTA – Samsung akhirnya membeberkan laporan mengenai alasan seri Galaxy Note7 sering dilaporkan terbakar. Apa yang salah?

Perlu diketahui, tak semua dari tiga juta unit Note 7 yang terjual mengalami masalah. Hanya beberapa mengalami overheat dan terbakar. Memang ada kecacatan, tapi juga ada faktor-x yang memicunya. Kemungkinan besar, kita takkan pernah mengetahui pemicunya.

Saat diluncurkan, model ini amat menjanjikan dan tampak seperti karya terbaik samsung. Layar besar dan stylus, memadukan phablet (phone-tablet) dengan dimensi tipis smartphone biasa. Sayang, ia memiliki kelemahan pada baterainya.

Lebih dari 700 insinyur dikerahkan untuk mendiagnosa kecatatan seputar Note 7 yang akhirnya ditarik dari peredaran (recall). Samsung secara teknis membeberkan hasilnya, dalam konferensi pers berdurasi 50 menit yang digelar pada Minggu (22/1/2017).

“Pertama, saya ingin meminta maaf kepada seluruh pelanggan, carrier, ritel, dan partner distribusi. Sangat penting bagi kami untuk menjelaskan penyebab insiden Note 7, serta rencana preventifnya,” kata kepala divisi mobile, DJ Koh, saat konferensi pers.

Dilansir Wall Street Journal, Samsung menunjuk pada beberapa kesalahan di baterai asli Note 7 dan penggantinya. Perusahaan dan seluruh auditornya menyimpulkan, masalah mereka hanya pada baterai dan bukan desain atau masalah elektrik.

Auditor menemukan kegagalan dasar seperti pita insulasi yang hilang atau tak lengkap, serta level isi daya yang tak konsisten. Mereka juga menyebut masalah separator internal yang terlalu tipis, serta kepadatan energi yang terlalu besar sebagai faktor penyebab.

Samsung pernah meletakkan baterai berdaya lebih besar pada Galaxy S7 Edge dan tak mengalami masalah. Namun faktanya, Note 7 memang menantang batas bidang insinyur untuk meletakkan baterai berkapasitas besar ke dalam gadget tipis.

Koh mengakui, Samsung memang ‘agresif’ dalam mencari baterai berkapasitas besar untuk Note 7. Hal ini mereka anggap penting karena terjadi peningkatan pada penggunaan multimedia oleh konsumen.

Samsung belum mengungkapkan berapa kerugian akibat Note7 dan apakah akan melukai bisnis ke depannya. Yang jelas, pabrikan asal Korea Selatan ini juga takkan mengumumkan seri selanjutnya yang amat dinanti, Samsung Galaxy 8, di World Congress Barcelona, bulan depan.

Source: link