JAKARTA – Ternyata baking soda dapat dikonsumsi sebagai suplemen karena membantu meningkatkan kesehatan.

Umumnya baking soda dikenal sebagai salah satu bahan untuk membuat kue atau sebagai bahan pembersih rumah tangga. Namun, bubuk putih ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengurangi kelelahan tubuh usai beraktivitas berat.

Bagaimana baking soda bekerja?

Baking soda (natrium bikarbonat) adalah basa (alkaline) alami. Senyawa ini dapat menetralkan derajat keasaman (pH) tubuh yang asam. Kondisi pH tubuh lebih asam ketika asam laktat meningkat dalam darah. Kondisi ini dikenal dengan kelebihan asam laktat (lactic acidosis).

Ini disebabkan aktivitas fisik berat memicu tubuh memecah karbohidrat dan mengubahnya menjadi energi serta menghasilkan asam laktat. Kadar asam laktat tinggi menyebabkan Anda kelelahan.

Oleh karena itu, banyak atlet mengonsumsi baking soda sebagai suplemen. Baking soda dapat menetralkan akumulasi asam laktat.

Para olahragawan biasanya mencampur baking soda dalam air lemon. Mereka meminum larutan baking soda beberapa jam sebelum melakukan aktivitas fisik berat dan diselingi makanan berkarbohidrat.

Takaran baking soda?

Untuk mengonsumsinya sebagai suplemen Anda dapat menggunakan o,1 gram baking soda per kilogram berat badan per hari. Kendati cukup aman, konsumsi baking soda juga perlu diperhatikan karena memicu masalah pencernaan, kejang otot dan detak jantung tidak teratur. Ibu hamil pun harus menghindari konsumsi baking soda.

Selain bermanfaat untuk mengembangkan adonan kue, membersihkan perangkat rumah tangga dan mengurangi kelelahan, baking soda juga berguna untuk meredakan mulas, memutihkan gigi dan deodoran.

Source: link