JAKARTA – Selain praktis, masih banyak keuntungan menggunakan gas Bumi ketimbang gas tabung.

Berbeda dengan gas tabung, penggunaan gas Bumi tidak memerlukan tempat penyimpanan gas di rumah. Pasokan gas terhubung instalasi pipa gas Perusahaan Gas Negara (PGN). Sehingga lebih praktis tidak perlu mengganti tabung maupun khawatir kehabisan gas saat dibutuhkan.

Sales Area Head PGN Jakarta Sabaruddin mengatakan, selama ini menggunakan gas Bumi terbukti ramah lingkungan dan aman.

Setidaknya hal ini terbukti tidak ada kejadian ledakan gas akibat kebocoran pipa gas Bumi PGN di Rusun Klender sejak didirikan pada 1985 silam.

Sabaruddin juga menambahkan, penggunaan gas Bumi juga lebih efisien ketimbang gas tabung.

“Jaminan suplai gas lebih baik dan bisa lebih hemat sepertiga daripada gas tabung,” katanya kepada PinkKorset.com di sela-sela kegiatan PGN #BerbagiEnergiBaik di Rusun Klender, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Hal ini selaras dengan pernyataan salah satu penghuni Rusun Klender, Theresia. Menurutnya biaya penggunaan gas Bumi rusun hanya Rp30 ribu – Rp60 ribu per bulan. Sementara penggunaan gas tabung di villa miliknya membutuhkan dua tabung gas 12 kg untuk satu bulan atau berkisar Rp300 ribuan.

“Adanya jaringan pipa gas Bumi ini sangat menguntungkan kami,” ucapnya.

Tidak seperti gas tabung, gas Bumi tergolong gas bertekanan tinggi sehingga memasak jauh lebih cepat dan hemat tanpa harus memutar knop kompor sampai maksimal. Tekanan rendah pada tabung juga menyebabkan gas tidak terpakai sepenuhnya. Umumnya tabung gas 50 kg tidak bisa digunakan jika gas tersisa seperempatnya.

Aplikasi gas Bumi tidak hanya untuk memasak, tetapi juga untuk berbagai perangkat yang membutuhkan pembakaran gas. Contohnya pemanas air, pengering pakaian dan penghangat ruangan. Untuk informasi lebih lengkap gas Bumi PGN untuk rumah tangga, silahkan klik di sini.

Saat ini PGN telah membangun lebih dari 7.200 km jaringan pipa gas dan menyalurkan gas Bumi langsung kepada 168.973 pelanggan domestik. Rinciannya, 165.392 pelanggan rumah tangga, 1.929 pelanggan sektor UMKM, komersial, hotel, rumah sakit, restoran, rumah makan, serta 1.652 industri manufaktur berskala besar dan pembangkit listrik.

Source: link