JAKARTA – Peluncuran Suzuki Ignis di Indonesia tahun ini bukan semata menambah portofolio SIS di segmen city car. Lebih dari itu, merupakan bagian strategi panjang SIS dalam melakukan pergeseran brand image Suzuki Indonesia yang lebih dikenal unggul penjualan mobil komersial dibanding penumpang.

Pergeseran tersebut, dijelaskan Rifkie Setiawan, selaku 4W Marketing Research Data Analysis & ATL Manager SIS, di sela media drive Suzuki Ignis, sudah dimulai sejak peluncuran Suzuki Ertiga dengan keyakinan SIS untuk berebut peruntungan di segmen paling gemuk, yakni low MPV.

Perubahan pun sukses, jika sebelumnya kontribusi terbesar SIS dari mobil komersial yakni hampir 70%.

“Setelah Ertiga diluncurkan pada 2012 dan kita jadikan pendobrak di mobil passangger, switching image dari komersial pun berhasil. Di mana, pada 2014-2015 keberhasilan kita mengubah image dari komersial ke family car,” katanya di sela acara media drive Suzuki Ignis, di Jakarta, Selasa (25/4).

Kini, hasil yang diperoleh SIS pun cukup memuaskan. Kontribusi mobil penumpang sudah mencapai 55% dan mobil komersial 45%. Pencapaian ini diperoleh dari langkah ekspansi massif SIS meluncurkan berbagai mobil penumpang setelah Ertiga, seperti Swift baru, Celerio, Ciaz, S-Cross, dan terakhir Ignis. Selanjutnya direncanakan adalah Baleno hatchback.

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com