JAKARTA – Pada tahun 2015 lalu, Hyundai meluncurkan model SUV kompak, Creta, yang dipasarkan di beberapa negara Asia seperti India. Namun, hingga saat ini Creta belum juga mengaspal di Indonesia.

Apa sebabnya? PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) mengaku untuk membawa adik dari Tucson itu cukup sulit, terutama soal positioning harganya. Versi mesin bensin 1.600cc dianggap akan cukup tinggi harganya untuk dijual di Indonesia.

HMI mengacu pada peraturan perpajakan mobil di Indonesia, di mana dibagi menjadi 1.500cc ke bawah dan 1.500cc ke atas, sehingga posisi Creta sebagai SUV termurah Hyundai cukup sulit.

“Market Indonesia ini pembagiannya cukup berbeda dibandingkan beberapa negara seperti Amerika atau Eropa. Di Indonesia ini kan pembagiannya 1.500 ke bawah, 1.500 ke atas, yang membedakan peraturan perpajakannya,” jelas Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director HMI, Jumat (3/3).

“Creta itu ada di kelas 1.600 yang mana akan ikut perpajakannya 2.000cc, itulah sebabnya kita belum rencana untuk memasarkan. Nanti ketika mesinnya sudah ada untuk market Indonesia, kembali itu akan jadi pertimbangan kita.”

Adapun mesin bensin hanya tersedia 1.600cc, Creta sebenarnya juga punya opsi mesin 1.400cc pada varian diesel. Namun, sepertinya HMI tidak ingin langsung ‘berjudi’ membawa varian diesel seperti yang dilakukannya selama ini.

Di pasar Indonesia sendiri, Creta akan berhadapan dengan Honda HR-V, Nissan Juke dan (mungkin) Mazda CX-3.

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com