JAKARTA – Bicara soal SUV Mercedes-Benz, model ikonik G-Class selalu menjadi yang paling diperbincangkan. Di Indonesia sendiri, model tersebut masih termasuk salah satu line-up yang dipasarkan oleh PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI).

Namun jika melihat katalog Mercedes-Benz di Indonesia, G-Class hanya dijual melalui varian AMG G 63 yang adalah varain termahal dan terganas. Ada alasan tertentu kenapa Mercedes-Benz hanya pasarkan varian AMG di Indonesia.

Padahal untuk model SUV atau crossover lainnya mulai dari GLA, GLC, GLC Coupe, GLE, GLE Coupe, hingga GLS, setidaknya tersedia dalam dua varian.

“Karena yang available setir kanan saat ini hanya yang AMG G 63 saja, yang di lainnya belum tersedia,” jelas Karyanto Haddjosoemarto, Deputy Director Sales Operation and Network Development Mercedes-Benz Indonesia.

“Karena sebenarnya banyak permintaan di luar itu, banyak yang cari, ada yang cari G 30, G 55 dan sebagainya. Tapi saat ini yang available untuk market kita itu yang setir kanan G 63 makanya kita pasarkan itu.”

Pria dengan sapaan Karry itu juga mengakui bahwa cukup banyak permintaan dari komunitas dan klub penggemar Mercedes yang menginginkan G-Class varian di bawahnya. Untuk AMG G 63 sendiri, butuh setidaknya Rp 4,799 miliar off the road untuk memilikinya.

Sementara produksi G-Class yang terpusat di Jerman belum berubah pikiran untuk memperluas varian G-Class setir kanan, maka hanya AMG G 63 akan jadi model yang bisa dipinang konsumen Indonesia, setidaknya untuk saat ini.

Source: link 

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com