JAKARTA – Layanan taksi udara dengan menggunakan drone segera hadir di Dubai. Dikonfirmasi oleh RTA, perusahaan penyedia jasa, saat menggelar konferensi pers di Dubai, layanan taksi terbang ini akan resmi diperkenalkan ke publik pada Juli 2017 mendatang.

Sebelum resmi dihadirkan, layanan ini telah melewati sejumlah rangkaian uji coba sendiri. Layanan ini akan menggunakan sebuah drone Autonomous Aerial Vehicle (AAV) bernama Ehang 184. Dengan taksi terbang otonom pertama di dunia ini penumpang tinggal men-setting loaksi tujuan di layar sentuh yang terdapat di depan tempat duduk lalu kendaraan ini akan mengantar tanpa perlu dikendalikan.

Seperti dikutip Autoevolution, Ehang 184 yang pertama kali diperkenalkan di  ajang Consumer Electronic Show (CES) 2016 lalu ini bisa terbang dengan jarak maksimal 50 kilometer dalam waktu sekitar 30 menit. Alat ini dilengkapi dengan baterai 17 kWh dan dapat terbang dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam (37,2 mph), dengan ketinggian 3.500 meter di atas permukaan laut.

Ehang 184 memiliki berat 240 kilogram (529 pon), dan dapat mengangkut muatan 100 kilogram (220 pon). Demi keamanan, saat beroperasi taksi terbang ini nantinya masih akan terus dipantau oleh komando penerbangan.

 

Source: link