JAKARTA – Sembarang menggunakan headset maupun earphone mengakibatkan gangguan pendengaran hingga tuli.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2015 memperkirakan miliaran anak muda di dunia berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat perilaku mendengarkan sesuatu secara tidak aman. Lebih dari 43 juta orang berumur 12-35 tahun di negara berpenghasilan menengah hingga tinggi hidup dengan gangguan pendengaran.

Sebanyak 50% hal tersebut disebabkan paparan suara tidak aman melalui perangkat audio personal seperti iPod, MP3 player, smartphone dan komputer tablet.

Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia, dr. Soekirman Soekin, Sp.THT-KL(K) menjelaskan, terlalu lama menggunakan headset maupun earphone dalam tingkat kebisingan di atas 85 dB (desibel) dapat merusak telinga bagian dalam atau rumah siput (koklea).

“Di dalamnya ada sel rambut sangat kecil. Bila bagian ini hilang, tanpa disadari kemampuan pendengaran menurun hingga hilang (tuli),” katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Batas aman pendengaran manusia per hari menurut International Air Transportation Association yakni delapan jam per hari pada tingkat kebisingan 85 dB (melebihi suara pabrik, stasiun kereta api dan terminal bus). Setiap penambahan tingkat kebisingan 3 dB, waktu mendengar dikurangi setengahnya. Sedangkan tingkat kebisingan lebih dari 150 dB harus Anda hindari karena membahayakan telinga Anda.

“Saat mendengarkan musik melalui headset atau earphone sebaiknya dengan volume tidak lebih dari 60%,” ujarnya.

Sementara penggunaan alat pendengaran yang dimasukan ke liang telinga (earphone atau in-ear monitor) sebaiknya memilih bahan yang lembut (foam) agar tidak mengiritasi telinga bagian luar.

Dr. Soekirman menambahkan, sebaiknya mendengarkan lagu yang Anda sukai karena otak juga bekerja. Sehingga mendengarkan musik favorit terasa nyaman dan tidak telinga tidak mudah lelah. Ketika Anda lama mendengarkan musik, sebaiknya matikan musik dan istirahatkan telinga.

“Jangan mendengarkan musik menggunakan earphone sambil tidur karena otak tidak dapat beristirahat dan sulit tidur nyenyak,” pungkasnya.

Source: link