JAKARTA – Situs & aplikasi jual-beli online (C2C) ini  catat rekor nilai transaksi lima kali lipat ketimbang Harbolnas tahun lalu.

Bukalapak berhasil memanfaatkan momen Hari belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12-14 Desember 2016 dengan raihan transaksi Rp350 miliar atau meningkat lima kali lipat daripada tahun lalu. Jumlah ini selaras dengan peningkatan dua kali lipat jumlah pelapak (penjual) pada harbolnas tahun ini.

Vice President Marketing Bukalapak Bayu Syerli mengatakan, antusiasme masyarakat saat Harbolnas begitu besar. Lebih dari 50% user menggunakan fitur Nego alias tawar-menawar.

“Ini menunjukkan sensasi tawar-menawar secara offline semakin seru ketika online,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Nego adalah fitur khusus yang dihadirkan Bukalapak selama Harbolnas. Layanan ini memberikan kesempatan kepada pembeli untuk menawar harga lebih rendah dari produk yang telah didiskon. Selama penyelenggaraaan Harbolnas, Bukalapak mencatat lebih dari 1,2 juta barang kategori fashion, gadget dan hobi menjadi produk favorit. Sementara permintaan krim Wak Doyok dan emas juga tidak kalah besar.

Bayu menambahkan, meningkatnya transaksi Harbolnas tahun ini dapat menjadi tolak ukur marketplace yang aman dan terpercaya untuk membantu kemajuan pelaku UKM Indonesia.

Source: link