JAKARTA – Memang paling nikmat menyantap kentang goreng sambil mengobrol. Tetapi pikir kembali sebelum mengonsumsinya.

Sajian berbahan dasar kentang ini banyak disajikan di restoran cepat saji. Menyantap kentang goreng (french fries) juga pilihan praktis pengusir lapar. Apalagi menyantapnya bersama teman. Sajian ini banyak disukai seluruh kalangan dan usia, termasuk vegetarian dan vegan.

Namun, Anda perlu pertimbangkan menyantap hidangan ini. Terlebih bila Anda terlanjur keranjingan mengonsumsi kentang goreng.

Kentang goreng tergolong sajian yang mudah diolah. Cukup dipotong, dibumbui dan digoreng. Proses ini meningkatan kandungan lemak lengkap dengan patinya yang tinggi. Konsumsi berlebih dalam jangka waktu lama memicu obesitas, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan penyakit tidak menular lainnya.

Masalah serius lainnya yakni meningkatkan risiko kanker. Penelitian selama delapan tahun menemukan senyawa pemicu kanker (karsinogen), acrylamide. Senyawa berbahaya ini muncul pada bahan makanan kaya pati yang digoreng pada suhu tinggi.

Tidak heran bila sajian ini dapat menyebabkan kanker paru, perut, kelenjar tiroid dan lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang digoreng. Bila menggantinya dengan makanan bakar, sebaiknya tidak menyantap bagian gosong karena karsinogenik. Makanan rebus paling aman ketimbang gorengan maupun makanan bakar.

Source: link