YOGYAKARTA  – Datsun GO Panca kini punya lebih banyak ‘teman’ di segmen hacthback LCGC bermesin 1.200 cc, menyusul diluncurkannya Toyota Agya dan Daihatsu Ayla versi 1.200 cc. Meski kedatangan dua raksasa, Datsun Indonesia tidak merasa terganggu.

Menurut Head of Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja, GO Panca akan aman dari kehadiran dua produk tersebut, yang menyusul Honda Brio Satya, di mana Datsun percaya diri dengan positioning harga mereka.

Dari empat model hatchback LCGC 1.200 cc, GO Panca memiliki banderol harga paling rendah, yakni antara Rp 108,3 juta sampai Rp 113,8 juta OTR Jabodetabek. Sementara Ayla dan Agya memiliki harga terendah masing-masing Rp 125,5 juta dan Rp Rp 127,6 juta.

“Secara harga mereka kan naik cukup signifikan, jadi terus terang untuk affordability atau untuk akses buat orang-orang yang first time buyer ini kita masih cukup confidence,” kata Indriani di Yogyakarta, Sabtu (12/5).

“Tapi memang secara fitur kami ya tentu saja kita sedikit kalah, tapi intinya dengan adanya new model, dengan adanya brand awareness semakin ditingkatkan, tentunya kami akan kompetitif.”

Kekalahan dari segitu fitur yang dimaksud adalah bahwa Datsun hingga saat ini tidak memiliki varian bertransmisi otomatis. Datsun sendiri lebih menargetkan produknya untuk para konsumen yang ingin membeli mobil untuk pertama kalinya.

Pimpinan Datsun Indonesia yang akrab disapa Indir itu juga menganggap segmen GO Panca saat ini belum benar-benar terganggu oleh hadirnya Agya dan Ayla.

“Untuk sekarang ini kita melihat dari perkembangan sales-nya untuk sekarang ini belum ada impact terlalu besar sih.Tapi ya kita baru sebulan, jadi tidak bisa bilang impact-nya sebesar apa,” jelas Indri.

Source: link 

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com