LOS ANGELES — Dari enam varian Jeep Grand Cherokee yang diperlihatkan Jeep pada Los Angeles Auto Show 2016 (LAAS), Grand Cherokee SRT merupakan varian paling panas yang memikat perhatian para pecinta SUV performa tinggi.

Bahkan varian ini termasuk salah satu yang diminati konsumen di Indonesia. Untuk model sebelumnya Garansindo, perusahaan pemasok resmi Jeep di Indonesia, pernah menjual Grand Cherokee SRT 6.4L sebanyak 10 unit. Dengan harga mencapai Rp 2,3 miliar (off-the-road) Grand Cherokee SRT 6.4L memang menggoda.

Berbeda kelima varian lainnya, Grand Cherokee SRT dikalim sebagai Jeep dengan performa terbaik. Mesin V8 yang digendong mampu mendulang tenaga hingga 475 hp. Dengan performa tersebut SRT hanya butuh waktu 4,8 detik untuk melesat dari diam ke kecepatan 100 km/jam.

Uniknya, mesin besar tersebut tidak lantas boros bensin. Jeep menilai SRT juga mampu mengefisiensikan penggunaan bbm. Hal tersebut ditandai dengan dimasukkannya fitur Fuel Saver Technology.

Grand Cherokee SRT memiliki fitur delapan mode pengendaraan. Kedelapan kemampuan itu terpisah dalam sistem kontrol all-wheel drive, transmisi, tuas transmisi, kontril stabilitas, serta suspensi dan kemudi. Sementara menu kemudi dipisah dalam format Auto, Sport, Track, Snow dan Tow. Hebatnya kontrol sistem tersebut bisa digerakkan hanya dengan menekan sebuah tombol.

Bahkan bila pemakai ingin mengefisiensikan penggunaan bahan bakar, disediakan dua fitur Eco dan Valet. Fitur Eco memungkinkan SRT berjalan dimulai dari gear kedua (pada menu Auto, Sport, dan Track). Sementara fitur Valet akan membatasi putaran mesin hanya pada 4.000 rpm sehingga mengurangi tenaga dan torsi maksimum.

Menurut Harun Sjech, model terbaru Grand Cherokee SRT menjadi salah satu potensi yang siap diniagakan di Tanah Air. “Kami siap menjual semua model terbaru Jeep di Indonesia. New Grand Cherokee SRT sangat mungkin dijual karena model sebelumnya ternyata diminati konsumen kita,” ujar Harun di Los Angeles, AS.

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com