JAKARTA – Masyarakat Indonesia sangat akrab dengan makanan dan jajanan yang berbahan dasar tahu. Padahal, ‘saudara’ tempe ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius bila terlalu banyak mengonsumsinya, seperti dilansir dari Thehealthsite,Rabu (23/11).

Batu Ginjal
Selain kaya protein, tahu juga mengandung oksalat yang bertanggungjawab atas timbulnya batu ginjal. Pasalnya, setelah oksalat diserap dari makanan akan langsung diekskresikan dalam urin, karena tidak terpakai dalam proses metabolisme.

Dalam jangka waktu lama, oksalat dalam urin akan mengikat kalsium untuk membentuk kalsium oksalat yang mengendap. Endapan inilah yang nantinya berubah menjadi batu ginjal. Bahkan, studi ini telah dimuat dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry.

Masalah Tiroid
Journal Thyroid memuat sebuah hasil studi yang menunjukkan isoflavon dari produk kedelai, seperti tahu, mempengaruhi fungsi tiroid karena mengganggu penyerapan tiroid. Para peneliti yang menguji penelitian ini bahkan memberi peringatan bahwa orang yang terlalu banyak memakan produk olahan kedelai kerap mengalami masalah takikardia, kelelahan, penurunan berat badan, gugup, dan tremor.

Gangguan Seksual
Inilah akibat terlalu banyak makan tahu yang membahayakan pria. Menurut ahli gizi Dr Neha Sanwalka, asupan tinggi kedelai dalam bentuk tahu dapat menyebabkan gangguan seksual pada pria, seperti penurunan libido, jumlah sperma, hingga tingkat kesuburan yang rendah.

Source: link