JAKARTA – Ramainya kasus solar bercampur dengan air beberapa hari lalu, memang masih dalam penanganan. Lantas, bagaimana penanganan terhadap mobil yang terlanjur terisi solar bercampur air.

Subagyo selaku Kepala Bengkel Auto2000 Cabang Alam Sutera, Tangerang, menjelaskan kepada Dapurpacu.com, Senin (14/11), bahwa sebenarnya kalau mobilnya sudah terisi solar bercampur air tidak usah panik.

“Karena, kalau di mobil Toyota bermesin diesel sudah memiliki alat pengamannya yaitu ada sensor water sedimenter di filter solar sebagai indikator jumlah air kalau sudah berlebihan di sistem,” tegasnya.

Di Innova dan Fortuner sendiri, apabila kandungan air sudah banyak di water sedimenter, akan ada indikator yang menyala di dashboard.

Maka, pengguna bisa segera membawa kendaraannya untuk servis dan pengecekan kendaraan. Efek biasa terjadi seperti mobil mogok atau tidak bisa hidup.

“Jika pemilik masih nekat membiarkannya berlarut-larut? Itu bisa menyebabkan  air akan masuk ke injection pump/supply pump, dan kerusakannya semakin parah,” terang Subagyo.

Jadi, apabila indikator sedimenter sudah menyala, segeralah menuju bengkel resmi Toyota untuk dilakukan pemeriksaan lebih dalam.

Source: link

©Exclusive from Dapurpacu.com for AdiraClubMember.com