Touring Wisata Kampung Bikers Pontianak Kembali ke Malaysia

Namanya Desa Temajuk Indonesia. Desa di perbatasan RI Malaysia ini be­gitu spesial dengan penduduk ramah mayoritas muslim. Pe­man­dang­annya wah, kaya dengan pantai yang alami, pasir putih yang panjang dengan laut berwarna biru disertai deburan ombak yang besar. Jalur ini ber­akhir di perbatasan Indonesia-Malaysia yaitu Kam­pung Telok Melano.

Pada libur panjang akhir pekan, Jumat-Minggu, 28-30 Maret, puluhan bikers gabungan Pontianak dengan nama Kampung Bikers berhasil menembus kawasan dengan jalan ekstrim ini.

Bro Wawan Kurniawan, Ketum Pontianak Tiger Club (PTC) mengatakan, peserta berasal dari sejumlah club yakni PTC, BYONIC, VIP, YVC XW dan MOTORHEAD. Ikut pula Bro Imam peturing keliling Indonesia yang berasal dari CB Club Jambi. “Bagi peserta touring, jalur ini pertamakali mereka lintasi, karena itu penuh tantangan,” ujarnya.

Touring ini, jelas bro Wawan, sudah direncanakan sebulan sebelumnya dengan tujuan menjalin silaturahmi, persaudaraan, adventure sekaligus promosikan lokasi wisata wilayah perbatasan, khususnya di Kalimantan Barat. Touring dibagi 2 kloter.

 

Jalur Gila

Untuk track dan jalur, boleh dibilang touring kali ini nomor wahid karena melintasi beragam me­dan ekstrim. Rutenya di­awali dari Pontianak-Singkawang-Pemangkat-Sam­bas-Pe­nyeberangan Fery/Klotok-Sekura-Paloh-Pe­nye­ba­rang­an Klotok-Camar Bulan-Desa Temajok-Telok Melano, Sematan Malaysia.

Perjalanan dari pontianak dengan jarak tempuh se­kitar 500 Km. Medan yang dihadapi bikers mu­lai dari aspal mulus hingga tanah bebatuan, jalan ber­lubang, serta 2 kali penyeberangan Fery/klotok sesuai aturan  jam di sungai. Beberapa jalan harus diterjang be­­rupa jembatan penyeberangan ka­yu barau, lalu ditemui pula air pa­sang, jalan aspal bebatuan de­ngan lu­bang sepanjang 20 Km, ta­nah log­ging pengerasan 40 Km, jem­bat­an dengan pohon kelapa berjejer dan jalur pasir 3 Km dan berakhir di Desa Temajuk.

Dari sini, perjalanan berlanjut ku­rang lebih 5 Km ke Telok Melano, Sematan, Malaysia dengan melewati pos PJRM untuk pengisian  buku ta­mu dan non pasport atau PLB (be­lum berlaku karena wilayah pos per­­batasan belum resmi). Akhirnya bi­kers bisa melintasi batas dengan izin stay di buku tamu dari pos PJRM Malaysia. “Kami menginap di homestay di Telok Melano, Se­mat­an Malaysia. Asyik banget, bikers bisa membeli makanan, snack dan produk Malaysia lainnya,” ungkap Bro Wawan yang sudah 4 kali touring lintas batas RI-Malaysia dengan beragam jalur perbatasan.

 

Touring ini menjadi catatan pen­­ting bagi bikers anggota rom­bongan dan informasi penting ba­gi pe­touring lainnya. Jalur yang te­lah di­taklukkan rombongan Kam­pung Bi­kers Pontianak ini bisa men­jadi cikal bakal bagi bikers lain un­tuk menjajalnya. “Semoga bisa mem­bantu dan menjadi promosi buat bikers se-Indonesia maupun inter­nasional menuju wilayah perbatasan de­ngan pemandangan nan elok hingga berlabuh di negeri jiran Ma­laysia di Temajok Island dan Telok Melano, Sematan Malaysia,” kata Bro Wawan. [Amir Hamzah]

Artikel terkait