An’nisa R. Rahmania Tangan Patah Karena Freestyle

 HIGHLIGHT: Meski perawakannya kecil, tapi soal nyali lumayan gede sob. Karena perempuan satu ini aktivitas dan hobinya sebagai freestyler roda dua. Sebuah aktivitas yang sangat dekat dengan risiko celaka. Apalagi bagi seorang perempuan.

Laporan: AlunSegoro Foto:  AdithiaSulistiyo

Bagi pemilik nama lengkap An’nisa R. Rahmania yang akrab disapa Nay ini, kegiatan freestyler merupakan aktivitas yang menyenangkan. Padahal hal tersebut sangat dekat dengan risiko terjatuh dan terhempas dari sepeda motor.

Perkenalannya dengan dunia freestyle di awali dengan perkenalannya dengan seorang freestyle usai berlatih Pencak Silat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Bekasi. “Saya diajak melihat latihan komunitas freestyler Rider Xtreme (RX), sebuah komunitas freestyle di wilayah Bekasi. Kayaknya menarik dan berlanjut ingin mencoba. Saya sering diajak latihan, eh keterusan deh. Kalau freestyle, saya mengendarai Yamaha Mio,” ungkap dara kelahiran 8 September 1994 yang sehari-hari menunggangi Yamaha V-Ixion.

Sosok kelahiran Jakarta yang kini berstatus mahasiswi STIKOM Interstudy, Jakarta, jurusan Broadcast ini merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Nay mengaku bisa mengendarai sepeda motor sejak kelas 5 Sekolah Dasar, dan mencoba kegiatan ekstrem freestyle sekitar tahun 2008. “Kalau tak salah, persisnya sejak kelas 2 SMP,” tukas Nay.

Layaknya orang yang barupertama kali mencoba, jatuhdarisepeda motor merupakan menu rutindarihobifreestyle yang dilakoninya. Bahkaniamengakupernahsampaimotornyaterjungkal, menyebabkantangannyapatah. “Pernahjugapunyapengalamantakmengenakkan, dorong motor kuranglebih 10 Km! Gara-garasewaktupulanglatihan, mesinsepeda motor yang biasadipakailatihanjebol. Jadidehngegedeinbetis!” tawanya.

Sebagai seorang perempuan belia yang menggeluti hobi freestyle, pertentangan dari orang tua sudah pasti diperolehnya. “Awal mula ketahuan orang tua, mereka dengan tegas dan jelas sangat melarang. Alhamdulillah, setelah saya bisa membuktikan ke mereka. Apalagi setelah muncul di salah satu program televisi, barulah saya mendapat izin. Yang terpenting kan say no to drugs!” Tegas Nay yang mempunyai jam terbang cukup lumayan, di antaranya kerap kali mengisi beragam acara launching produk dari produsen sepeda motor.

Artikel terkait